Profil Panti Asuhan Brayat Pinuji Boro

Panti Asuhan Brayat Pinuji Boro adalah salah satu cabang karya sosial suster OSF Semarang untuk anak-anak terlantar yang membutuhkan perawatan, gizi, pendidikan dan tempat tinggal. Panti ini mulai dirintis pada tahun 1930 oleh Rm J.B Prennthaler, SJ yang berkebangsaan Austria sebagai seorang misionaris pertama di Boro dan sekitarnya bersama para suster OSF dari Belanda. Panti asuhan ini diresmikan pada tanggal 2 Desember 1993. 

Anak-anak PA Brayat Pinuji berasal dari berbagai pulau yang ada di Indonesia dengan aneka macam agama, suku dan bahasa. Masalah yang mereka hadapi dan akhirnya membawa anak masuk panti adalah seperti : broken home, yatim piatu, ekonomi lemah, anak di luar nikah dan masalah sosial lainnya.

Jumlah anak per Juli 2019 adalah 67 anak terdiri dari : 2 anak belum sekolah, 2 anak PAUD, 4 anak TK, 16 anak SD, 24 anak SMP, 17 anak SMA/SMK, 2 anak perguruan tinggi. Selain anak-anak yang tinggal di dalam panti, Panti Asuhan Brayat Pinuji juga membantu biaya pendidikan untuk anak-anak yang keluarganya tidak mampu tetapi mereka tinggal bersama keluarga/saudaranya (non panti), jumlah anak non panti adalah 60 anak dari TK sampai dengan SMA/SMK.