LKSA Brayat Pinuji Boro Meraih Sertifikat Akreditasi “A”

LKSA Brayat Pinuji Boro Meraih Sertifikat Akreditasi “A”

BERNASNEWS.COM — Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) Brayat Pinuji Boro meraih Sertifikat Akreditasi dengan nilai “A”. Penyerahan sertifikat tersebut oleh Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Kulon Progo Drs. Yohanes Irianta, MSi kepada  Suster M. Christera OSF selaku Pimpinan LKSA Brayat Pinuji, Selasa (12/1/2021), di Aula LKSA Brayat Pinuji Boro, Kulon Progo, DIY. Dengan disaksikan oleh Rudjito, SH selaku Kasi Bina Kesos beserta 2 orang Stafnya  serta Aulia  dari Satuan Bakti Pekerja Sosial Kabupaten Kulon Progo.

Dalam acara penyerahan sertifikat itu meskipun hanya berlangsung sebentar tetap diselenggarakan dengan pelaksanaan protokol kesehatan yang ketat. Untuk menambah semarak acara yang membahagiakan bagi keluarga besar LKSA Brayat Pinuji Boro juga ditampilkan atraksi dari anak-anak penghuni panti yang berusia sekolah Taman Kanak-kanak.

Sementara atraksi yang ditampilkan adalah tari-tarian yang menarik dari atraksi ini adanya peserta penari yang masih berusia 2 tahun. Juga berupa nyanyian oleh anak-anak dengan iringan alunan musik tradisional kulintang yang dimainkan rancak dan terampil oleh anak-anak penghuni panti sehingga menambah kesan indah bagi yang hadir dalam acara itu. (zbd) 

Sumber: Bernasnews.com

Hidup di Panti Asuhan, Tidak Menjadi Halangan dalam Meraih Prestasi

Hidup di Panti Asuhan, Tidak Menjadi Halangan dalam Meraih Prestasi

BERNASNEWS.COM — Tidak semua kehidupan di panti asuhan serba terbatas, namun bila ada kemauan yang tinggi tentu Tuhan akan memberi jalan terang. Itulah yang  dialami oleh Dominika Rahayuningsih,  Elisabeth Sekarningrum dan Laura Rasina Salvi, siswi Kelas IX di SMP Pangudi Luhur Boro, Kulonprogo DIY.

Ketiga siswa tersebut dari hasil pengumuman kejuaraan, Senin (28/12/2020), berhasil meraih Juara Pertama, Lomba Musikalisasi Puisi Berkelompok Tingkat SMP se-Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. Lomba diselenggarakan oleh SMK Bumantara Muntilan Jawa Tengah, pada tanggal 21 Desember 2020.

Sementara itu, Veronika Apriliana Kusuma yang juga siswi Kelas IX di SMP Pangudi Luhur Boro, tidak mau kalah dengan teman lainnya, berhasil memenangkan Lomba Poster Tingkat SMP se-Kabupaten Magelang, sebagai Juara Pertama.

Keempat siswi berprestasi tersebut merupakan penghuni Panti Asuhan Putri Brayat Pinuji Boro, Kabupaten Kulon Progo. “Para siswi yang menjadi juara itu, mempunyai semangat belajar yang tinggi dan disiplin,” ungkap Sr.M.Christera OSF selaku Pimpinan Panti Asuhan  Putri Brayat Pinuji Boro, Rabu (30/12/2020).

Saling membantu dalam segala yang ditanamkan oleh pengasuh panti, imbuh Sr.M.Christera OSF, juga tidak lepas dari pembinaan yang baik dan benar. Selain mendapatkan trofi kejuaraan, para juara juga mendapat piagam penghargaan dan hadiah uang tunai. (zbd) 

Sumber: https://bernasnews.com

 

Di Tengah Pandemi, Mahasiswa ASMI Santa Maria Lakukan Aksi Berbagi

Di Tengah Pandemi, Mahasiswa ASMI Santa Maria Lakukan Aksi Berbagi

YOGYAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM – Mahasiswa Program Studi (Prodi) Public Relations ASMI Santa Maria Yogyakarta Melakukan Bakti Sosial, sabtu (12/12/2020).

Bakti sosial yang dilaksanakan di Panti Asuhan Putri Brayat Pinuji Boro Kulon Progo DIY tersebut terhitung merupakan kegiatan penutup rangkaian perkuliahan semester ganjil tahun akademik 2020/2021.

Karena masih dalam suasana pandemi Covid-19, kegiatan sosial tersebut diwakili oleh tujuh mahasiswa Prodi Public Relations.

Mereka terdiri dari seorang mahasiswa dari angkatan 2018 dan enam orang mahasiswa dari angkatan 2019.

Kegiatan tersebut sebagai wujud syukur atas terlaksananya perkuliahan, sekaligus wujud cinta kasih kepada adik-adik Panti Asuhan Putri Brayat Pinuji Boro.

“Ini menjadi wujud syukur atas segala rejeki yang diperoleh dan rasa kepedulian kami pada sesama,” jelas Lusiana Sekar, mahasiswa peserta bakti sosial dalam rilisnya ke Joglosemarnews.

Sr. M. Christera OSF selaku pengurus di panti asuhan tersebut sangat senang dan terharu atas bantuan tersebut.

Pasalnya, di tengah pandemi Covid-19 seperti ini masih ada mahasiswa yang bisa menyempatkan waktunya untuk melakukan bakti sosial.

 “Terima kasih kepada teman-teman mahasiswa Public Relations Asmi Santa Maria Yogyakarta, yang telah berbagi kepada adik-adik di panti di tengah pandemi seperti ini masih mau berbagi, ” ujar Sr. M. Christera OSF.

Para mahasiswa pun berharap, bantuan itu dapat sedikit banyak dapat membantu anak-anak panti asuhan. Sumber: Joglosemarnews.Com

Warga Panti Asuhan Putri Brayat Pinuji Boro Belajar Membuat Tempe

Warga Panti Asuhan Putri Brayat Pinuji Boro Belajar Membuat Tempe

BERNASNEWS.COM —  Dalam rangka memperingati Hari Pramuka yang jatuh pada tanggal 14 Agustus 2020, Panti Asuhan Putri Brayat Pinuji Boro, Kabupaten Kulon Progo, DIY menyelenggarakan giat ketrampilan membuat tempe kedelai, Jumat (14/8/2020). Kegiatan membuat tempe tersebut dibimbing langsung oleh Dosen ASMI Santa Maria Yogyakarta Drs. Z. Bambang Darmadi, MM dan diikuti oleh puluhan peserta warga panti.

Suster Cristera OSF selaku Pimpinan Panti Asuhan Putri Brayat Pinuji dalam sambutannya mengatakan, bahwa kita sebagai generasi milenial penerus bangsa harus menjadi pribadi yang kreatif dan handal. “Anak-anak harus selalu belajar dan menambah pengetahuan sebagai bekal hidup, termasuk pada kesempatan kali ini belajar bersama-sama cara membuat tempe dari kedelai,” tutur Suster Cristera OSF.

Menurut Suster Cristera OSF, tempe merupakan makanan yang banyak digemari oleh masyarakat, harganya pun cukup murah, enak dan bergizi tinggi. “Dengan belajar membuat tempe kedelai sendiri, siapa tahu kedepan dapat menjadikan sumber penghasilan. Tempe juga bisa dibuat keripik dengan aneka rasa, bisa rasa gurih, rasa pedas, rasa keju dan lain sebagainya,” ungkap Suster.

Sementara Pak Bambang Darmadi selaku pembimbing menjelaskan, bahwa membuat tempe kedelai itu harus tekun dan sabar karena prosesnya cukup lama, dari pemilihan biji kedelai yang bagus, perendaman, memasak kedelai, hingga pemberian ragi dan pembukusan atau pengepakan berdasar ukuran tertentu.

“Ada beberapa jenis kedelai untuk membuat tempe, ada kedelai lokal, kedelai impor dari Amerika yang memiliki ciri-ciri bulat dan memiliki mata berwarna hitam dan kedelai dari China berbentuk bulat dan bermata kuning,” papar Pak Bambang.

Kedelai impor ini tidak bisa disemai atau ditanam sebab telah dilakukan proses pengeringan dengan teknologi tertentu, Pak Bambang menambahkan, setelah pemilihan kedelai dan dibersihkan dari kotoran kemudian kedelai dilakukan perendaman. “Direndam minimal 4 jam untuk memekarkan kedelai agar tidak terlalu lama sewaktu memasaknya. Kemudian direndam lagi untuk mengeluarkan asamnya dan direbus lagi,” imbuh Pak Bambang.

Dalam pemecahan kedelai dan mengelupas kulitnya dapat dilakukan secara manual pakai tangan juga memakai mesin untuk pembuatan tempe sekala besar. Tahapan berikutnya adalah pemberian ragi tempe berdasar ukuran tertentu, selanjutnya pembungkusan kedelai itu, dengan daun atau plastik. Tinggal simpan pada suhu kamar berkisar dua hari untuk menunggu menjadi tempe.

Pada sesi terakhir atau ramah tamah antara pembimbing dan peserta latihan, Pak Tedy dari Bernasnews.com yang mendampingi Pak Bambang Darmadi, memberikan tips-tips praktis dalam pengambilan foto memakai handphone untuk kepentingan jurnalistik. “Pengambilan foto nggak usah takut-takut, ambil saja sebanyak-banyaknya dari berbagai posisi toh sudah digital, yang nggak bagus tinggal hapus,” tutup Pak Tedy. (Claudia Berliana Pasca Putri, Panti Asuhan Putri Brayat Pinuji Boro, Kulon Progo) Sumber: https://bernasnews.com/

 

Peringati Hari Anak Nasional, Panti Asuhan Putri Brayat Pinuji Boro Adakan Berbagai Kegiatan

Peringati Hari Anak Nasional, Panti Asuhan Putri Brayat Pinuji Boro Adakan Berbagai Kegiatan

WartaKita.org – Banyak cara bisa dilakukan untuk memperingati Hari Anak Nasional (HAN) yang jatuh pada 23 Juli.

Seperti yang dilakukan anak-anak Panti Asuhan Putri Brayat Pinuji Boro, Desa Banjarasri, Kecamatan Kalibawang, Kabupaten Kulon Progo, DIY.

Mereka mengadakan berbagai kegiatan. Salah satunya membaca buku bersama-sama untuk mengembangkan kreativitas dan daya ingat anak.

Kegiatan membaca buku ini diikuti oleh seluruh anak panti asuhan putri dari TK sampai perguruan tinggi. Peringatan Hari Anak Nasional ini dilakukan secara sederhana namun sangat berkesan.

“Kami sangat senang karena Suster M Christera OSF ikut mendampingi kami dalam memperingati Hari Anak Nasional ini. Setelah membaca buku, kami membacakan puisi dan menyanyikan beberapa lagu nasional. Ini adalah cara kami untuk menyatakan bahwa kami adalah anak Indonesia, dan kami sangat cinta Indonesia,” kata salah satu anak panti.

Setelah acara membaca buku selesai pada pukul 15.00 WIB, beberapa perwakilan anak panti mengikuti dan berkesempatan untuk melakukan meting zoom dengan Menteri Sosial RI Juliari P Batubara.

“Kami merasa senang, dan merasa sangat diperhatikan. Ini kesempatan yang membahagiakan bagi kami. Banyak pesan yang disampaikan oleh Bapak Menteri Sosial. Salah satunya adalah agar kami tetap semangat dalam meraih cita-cita dengan belajar lebih tekun lagi,” ujar anak panti lainnya.

Menurut anak-anak, peringatan Hari Anak Nasional ini menambah semangat mereka.

“Kami sangat senang. Peringatan Hari Anak Nasional ini membuat kami semakin sadar akan tugas kami untuk tetap menjaga dan mencintai negara kami, Indonesia. Hal yang harus kami ingat terus adalah kami anak Indonesia, dan kami cinta Indonesia,” ucap anak-anak panti. (claudia berliana pasca putri/ls) Sumber: http://www.wartakita.org

GL Zoo Anjangsana di Panti Asuhan Boro, Kulonprogo

GL Zoo Anjangsana di Panti Asuhan Boro, Kulonprogo

GL Zoo  - Meski tinggal di panti asuhan (PA), anak-anak balita itu berwajah ceria dan tampak bahagia. Pada Kamis (9/11) siang ketika rombongan dari Gembira Loka Zoo (GL Zoo) berkunjung ke PA Brayat Pinuji,  Boro, Kulonprogo- DI Yogyakarta,  para balita penghuni panti ini berlarian kecil menyambut rombongan karyawan  kebun binatang itu.

Kedatangan rombongan GL Zoo ke PA putri itu untuk anjangsana, terkait dengan peringatan ultah ke 64  atau genap 8 windu usia kebun binatang di Yogyakarta tersebut. Dalam anjangsana itu, rombongan yang dipimpin langsung oleh Direktur Utama GL Zoo KMT A.Tirtodiprojo (Joko) diterima Pimpinan PA Brayat Pinuji Sr M. Corry OSF. Dalam aksi sosial itu diserahkan bantuan berupa sembako untuk kebutuhan para penghuni panti, serta sejumlah uang guna pihak panti untuk membayar SPP sekolah anak asuhnya.


“Kedatangan kami ke sini untuk silaturahmi dan sedikit membantu kebutuhan panti asuhan ini,” kata  Joko yang  didampingi Sekretaris Yayasan GL Zoo Sri Khrisna dan Manager Administrasi kebun binatang setempat, Suharti.

PA Brayat Pinuji terletak di Dusun Boro, Banjarasri, Kalibawang, Kulonprogo. Kini, PA putri  ini  dihuni 65 anak, dari usia balita, TK, SD, SMP, SLTA hingga tingkat perguruan tinggi. Mereka itu berasal dari berbagai pulau di Indonesia, dengan aneka agama. “Masalah yang mereka hadapi membawa anak-anak ini masuk panti. Ada yang broken home, yatim piatu, anak hasil hubungan luar nikah,  dan masalah sosial lainnya. “Kebanyakan, mereka dari keluarga ekonomi lemah,” tutur Sr Corry.

Sebelumnya, rombongan GL Zoo juga mengunjungi PA Sancta Maria, yang juga berlokasi di Dusun Boro, Kulonprogo. Dalam anjangsana di PA khusus putra ini juga diserahkan bantuan serupa. Pimpinan PA Sancta Maria Boro, Br Petrus Paijan FIC menjelaskan, PA yang dikelolanya ada 62 anak. Mereka antara lain berasal dari Yogya, Magelang, Solo, Klaten,  selain itu ada yang berasal dari Maluku, Papua, dan Kalimantan.   

Dari total 62 anak asuh itu,  50 anak tinggal berasrama di Boro, sedangkan 12 lainnya yang sudah tingkat SMA dan perguruan tinggi. Mereka  terpaksa kos di dekat sekolahnya di luar kota, seperti di Magelang, Muntilan dan Ambarawa.

PA putra Boro,  kini ditangani tiga Bruder FIC, dibantu sepuluh awam. Untuk kebutuhan mereka sehari-hari, termasuk biaya sekolah, kos, asrama, PA ini selaian mendapat bantuan rutin dari Yayasan Dharmais, Dinsos Provinsi DIY, juga dari para donatur, selain dari Yayasan Budi Mulya Semarang.

Penghuni panti ini selain  bersekolah seperti kebanyakan anak umumnya, di asrama dilatih pula bermain musik, seperti drum, gitar dan kulintang. Tiap dua minggu sekali diadakan latihan paduan suara. Selain itu juga ada kegiatan olahraga, seperti sepak bola, badminton, pingpong dan voley. “Di panti asuhan, anak-anak diasuh seperti keluarga sendiri. Pengasuh ebrperan sebagai orangtua. Anak-anak selalu diperhatikan,” jelas Br Pai.

Para penghuni PA ini meski berasal dari berbagai daerah dan agama berbeda, mereka bisa hidup secara berdampingan dalam suasana kekeluargaan. “Kalau sudah selesai sekolah ya..kami lepas dan harus kerja. Kami dari pihak panti mengupayakan cari job yang cocok dengan jurusannya,” terangnya. (bam)
150 Anak Panti Asuhan Rayakan Natal di GL Zoo

150 Anak Panti Asuhan Rayakan Natal di GL Zoo

YOGYAKARTA, Suaramerdeka.com - Anak-anak penghuni tiga Panti Asuhan (PA)senang dan bangga, karena bisa merasakan betapa indah dan meriahnya merayakan Natal bersama di kebun binatang Gembira Loka Zoo (GL Zoo) Yogyakarta, Minggu (29/12).

Setidaknya ada l50 anak penghuni panti asuhan (PA) dari tiga panti asuhan di Yogyakarta, masing-masing dari PA Putri Brayat Pinuji Boro, PA Putra Sancta Maria Boro, Kabupaten Kulonprogo dan PA Yayasan Hamba Pakem, Kabupaten Sleman yang dalam kegiatan ini.

Natal bersama anak-anak penghuni panti asuhan ini difasilitasi oleh Komuntas Evening Choir St Antonius Padua Kotabaru Yogyakarta.


''Dalam ultahnya ke-l8 Komunitas Evening Choir Kotabaru ini, kami mengajak anak-anak panti asuhan bersuka cita dalam Natal bersama di GL Zoo,'' kata Koordinator Komunitas Evening Choir Kotabaru, Magdalena Hidayati.

Kegiatan diawali dengan misa syukur dipimpin Romo Simon Pr, dilanjutkan dengan permainan dan kemudian keliling kebun binatang dengan transportasi keliling (Taring) yang dioperasikan di GL Zoo.

Anak-anak juga diajak nyanyi bersama dengan dimeriahkan penampilan sinterklas dan badut. Ada pula yang menampilkan tarian flash mob di atas panggung Mayang Tirta.

''Tahun-tahun sebelumnya tiap memperingati ultah Komunitas Evening Choir, kami mengadakan kegiatan sosial seperti donor darah, pengobatan gratis atau penjualan sembako murah,'' ujar Magdalena. Sumber: https://www.suaramerdeka.com


Sumbangan Buku untuk Panti Asuhan di Boro

Sumbangan Buku untuk Panti Asuhan di Boro

Masih dalam suasana Natal, Minggu (11/1) Oikumene Perwakilan BPKP DIY mengadakan kunjungan ke Panti Asuhan Brayat Pinuji dan Panti Asuhan Santa Maria. Kunjungan silaturahmi sekaligus berbagi kasih bersama anak-anak panti asuhan  dalam bentuk perayaan natal bersama. Rombongan Perwakilan BPKP DIY terdiri dari unsur anggota oikumene dan beberapa pegawai purna tugas bersama keluarga, di bawah komando Koordinator Pengawas Kelompok JFA Bidang Akuntan Negara Negara Perwakilan BPKP DIY, Susetyo Gigih Trilaksono diterima oleh Suster Imelda mewakili kepala pengelola panti asuhan.


Perayaan natal bersama anak-anak penghuni panti asuhan sebanyak 105 anak dengan range usia balita sampai sekolah menengah atas tersebut diisi dengan ibadah bersama dengan renungan yang dibawakan oleh Frater Astra. Pada kesempatan tersebut, Perwakilan BPKP DIY menyampaikan bantuan uang serta sumbangan berupa 30 buku dari percetakan Kanisius, terdiri dari buku-buku rohani dan buku-buku keterampilan untuk anak. Dalam sambutannya, Susetyo menyampaikan bahwa kegiatan kunjungan serta perayaan natal bersama ini bertujuan agar BPKP lebih dekat dengan masyarakat khususnya anak-anak serta bisa berbagi kebahagiaan bersama anak-anak di panti asuhan. Menanggapi sambutan tersebut, Suster Imelda menyampaikan terima kasih dan menyampaikan harapan dan doa untuk kesejahteraan umat khususnya Perwakilan BPKP DIY.

Acara yang berlangsung selama lebih dari 3 jam bertempat di aula panti asuhan tersebut, semakin meriah dengan kehadiran sinterklas untuk menghibur anak-anak dengan pertunjukan sulap dan pembagian ratusan doorprize. Tidak kalah menariknya, anak-anak panti asuhan mempersembahkan gerak dan lagu serta pertunjukan musik tradisional. (Humas BPKP DIY/ros) Sumber: http://www.bpkp.go.id